Tanjung Simandolak jadi desa penangkar benih di Riau

Headline1144 Views

TERAS RIAU Simandolak-Desa Tanjung Simandolak kecamatan Benai, alkhirnya menjadi Desa Penangkar Benih Provinsi Riau, setelah Kamis ,24/2/22 di Lounching secara resmi oleh Plt Bupati Kuansing , Drs.H Suhardiman Amby di desa tersebut.

Seperti di ketahui Desa Tanjung Simandolak, sudah memasuki tahun kedua menjadi satu satunya desa Panangkar Benih di Kuansing . Tahun ini sedikitnya 16 Ton Benih siap di kirim keluar daerah , dan kini masih dalam proses menunggu hasil Labor dan sertifikasi dari Dinas Pertanian Riau, ujar Suwandi Putra, Plt Kepala Desa Tanjung Simandolak.

Untuk mendukung perkuatan pertanian di desa Tanjung ke depan, di hadapan Plt Bupati ,Kepala Desa minta di bangunnya embung sekaligus normalisasi Danau Seroja, untuk obyek wisata yang berbasis pertanian, ujar Suwandi Putra.

Terkait hal itu, Plt Bupati mengaku bangga dengan reputasi desa Tanjung Simandolak. Kami bangga dan mengapresiasi atas capaian ini, dan saya minta Kadis Pertanian Kuansing untuk lebih intens melakukan pembinaan, tegasnya.

Selain itu saya jug berterimakasih atas bimbingan Distan Riau, yang telah secara optimal melakukan pembinaan hingga Tanjung Simandolak bisa jadi desa Penangkar Benih, serta beberapa desa lain yang terus jadi binaan Distan Riau, tukas Suhardiman.

Saya menghimbau masyarakat di desa Tanjung Simandolak ini, untuk gemar bertani padi. Jangan semua berfikir untuk menjadi petani sawit, karena bila dikelola secara ekonomis dan berkala, hasil pertanian padi ini jauh lebih menguntungkan, imbuhnya. Apalagi petani di Tanjung ini sudah melaksanakan program IP 300, sehingga akan lebih optimal, tutupnya.

Di akhir acara Plt Bupati, Drs H Suhardiman Amby, di dampingi Kadis Pertanian Ir Emerson, Anggota DPRD Kuansing, Weri Naldi dan Hj. Juniwarti Halim , Camat Benai serta Datuak Penguhulu , Hamdan MS Gelar Datuak Paduko Julelo , menyerahkan bantuan mesin panen padi dari Dinas Pertanian Riau kepada Gapoltan Bunga Tanjung yang di terima langsung Kades, Suwandi Putra.

Laporan :Hendra Geboy