Jelang Turun Untuk Bercocok Tanam, Warga Gunung Malintang Doa Bersama

TERAS Riau Kuansing– Sejumlah Tokoh Masyarakat, tokoh Adat Desa Gunung Melintang, kecamatan Inuman, Kuantan Singingi, Riau menggelar acara Doa Padang bersama pada Minggu 18 Juli 2021 sekira pukul 7.30 WIB.

Acara tersebut berjalan lancar, dihadiri oleh perangkat desa. Dan semua BPD.desa Gunung Malintang prosesi acara sebagai wujud syukur masyarakat agar meraih panen yang melimpah.

“Ini acara tahunan saat mau turun keren sawah,” kata Salah satu Tokoh Masyarakat Gunung Melintang Ion (40) yang bergelar Datuk.

Dikatakannya, acara di ikuti oleh para datuk – datuk pangulu barompek yakni Datuk Pobo, Datuk Bandaro, Datuk Hitan, Datuk Penghulu Sutan dan Datuk Penghulu Mudo.

Selain itu ada juga, para pekayu adat yakni Menti, Dubalang, Mamak Balibe dan Malin, serta perangkat desa, BPD, guru silat pangean beserta anak silat.

Baca Juga :  Tokoh Masyarakat Kuansing Sampaikan Undang-Undang Minerba

“Bahkan Tokoh Agama, namun sangat disayangkan Pj Kepala Desa (Kades) Gunung Melintang tidak hadir,” ujarnya.

Ketidakhadiran itu, justru sangat mengecewakan masyarakat, karena ini salah satu acara besar dan sakral yang dilestarikan dan dipertahankan secara turun temurun.

Oleh karena itu, meminta Bupati dan Wakil Bupati Kuansing agar Pj Kades segera diganti.

Menyikapi ketidakhadiran Pj Kades pada acara tersebut. Pj Kades Gunung Melintang, Suhendra mengatakan, Pada saat acara, dirinya ada kegiatan lain sehingga tidak dapat hadir.

“Saya jenguk keluarga yang sakit,” sebutnya.

Selain itu, kegiatan Doa Padang ini tidak pernah dimusyawarahkan secara bersama di Kantor Desa.

Bahkan, undangan untuk prosesi acara itu tidak sampai kepada Pj Kades, hanya diberitahukan secara lisan saja.

Baca Juga :  Kepsek SMAN 1 Teluk Kuantan Kangkangi Peraturan Menteri Pendidikan

Namu demikian, sebagai Pj Kades memberikan dukungan dan apresiasi berlangsungnya acara itu. Ketidakhadiran tidaklah merubah makna dari acara sakral tersebut. (RS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.