oleh

PLTU Tenayan Targetkan 30℅ Kelistrikan di Pekanbaru

PEKANBARU- PLTU Tenayan yang dikelola oleh pihak ketiga menargetkan akan sumbangkan 30% dari jumlah tenaga arus mega watt (MW) yang dimiliki.

Pembangkit Tenaga Listrik Tenaga Uap (PLTU) Tenayan dioperasikan langsung oleh PT Pembangkit Jawa Bali ( PJB ) UBJOM sebagai pihak ketiga sesuai kontrak selama 5 tahun berjanji akan menyumbangkan sebesar 30% khusus untuk kota Pekanbaru-Riau.

Loading...

“PLTU menargetkan 30% membantu kelustrikan masyarakat kota Pekanbaru. Kemudian 70 % akan dibagi keberbagai daerah. Hal ini dilakukan untuk meminilisir krisis Kelistriikan di Sumatera yang selama ini menjadi polemik ditengah tengah masyarakat. Kata Manager Administrasi, Joni Arifin kepada wartawan di ruang pertemuan PLTU, Rabu (25/09/2019) sore.

Baca Juga :  Kepala LLDIKTI, Calon Guru Besar Harus Pernah Dapat Hibah Dikti Atau Membimbing Disertasi

Diharapkan kehadiran PLTU Tenayan yang berlokasi di jalan ingroad 70 Kelurahan Bencah Lesung Kecamatan Tenayan Raya Kota Pekanbaru mampu menjawab keluhan masyarakat dibidang penerangan. Sebab, di kota Pekanbaru masih terdapat daerah yang terisolir khususnya krisis Kelistriikan. Kata tokoh masyarakat Tenayan Raya Pekanbaru, F Laia. Senin (30/09/2019)

F Laia berharap PLTU memprioritaskan pemenuhan kebutuhan listrik bagi masyarakat Pekanbaru yang sampai saat ini masih belum menikmati penerangan selama ini.

Secara terpisah ketua umum DPP LSM Komunitas Pemberantas Korupsi (DPP LSM KPK), Toro ZL melalui sekretaris umum, B. Anas, meminta pihak PLTU Tenayan untuk memprioritaskan pemenuhan kebutuhan listrik bagi masyarakat kota Pekanbaru.
Pasalnya, masyarakat kota Pekanbaru masih banyak yang belum menikmati aliran listrik hingga kini. Imbuhnya, Selasa (01/10/2019) saat ditemui wartawan di kantor BPJSTK Tanjung Huru Pekanbaru.

Baca Juga :  Pemko Pekanbaru Tunjuk Seklur Plt Lurah Sidomulyo Barat

“Harapan kita prioritaskan dulu kota Pekanbaru secara khusus Riau pada umumnya. Bila sudah terpenuhi, maka silahkan jual ke daerah lain” Harap Anas.

Menurut Sekjend LBH itu, jangan sampai daerah Riau ini hanya dijadikan sebagai tempat mencari keuntungan para oknum pengusaha dan masyarakat hanya dapat getahnya saja. Misalnya, masyarakat pergi ke daerah lain dan pasti dianggap orang kaya raya karena daerah Riau sumber minyak terbesar di Asia. Padahal yang kenyang orang luar Riau, masyarakat Riau getahnya. Ucapnya dengan nada kesal.

“Besar harapan kehadiran PLTU Tenayan dapat memberikan solusi bagi masyarakat Riau terkait krisis listrik. Jangan sampai malu kita jika masih ada masyarakat yang mengeluh dengan kuota listrik kedepan” Pintanya (Tim).

Baca Juga :  Polsek Bukit Raya, Musnahkan Barang Bukti Sabu 41,05 Gram

Komentar

Berita Lainnya