oleh

Sambut Bulan Ramadhan, Polisi Razia Panti Pijat di Kuanteng

KUANTENG, terasriau – Sejumlah panti pijat yang ada di Kecamatan Kuanteng dirazia tim gabungan yang terdiri polisi, satpol PP, aparat kecamatan dan kelurahan setempat.

Kegiatan itu sengaja dilakukan untuk membersihkan wilayah Kecamatan Kuanteng dari panti-panti pijat yang sangat meresahkan masyarakat.

“Razia terhadap panti pijat dan café sengaja kami lakukan untuk menciptakan situasi yang kondusif jelang masuknya Bulann ramadhan,” kata Kapolsek Kuanteng, Kompol Jasmadi.

Titik sasaran dari operasi itu adalah Panti Pijat Bu Nur yang berada di depan Abdulrauf Kelurahan Sei Jering Kecamatan Kuanteng, Panti Pijat Kurnia di Dusun Sinambek Kelurahan Sei Jering Kecamatan Kuanteng.
Selain itu, turut dirazia Carisa Refleksi di Dusun Sinambek Kelurahan Sei Jering Kecamatan Kuanteng, Cafe milik Dewi di Dusun Sinambek Kecamatan Kuanteng dan
Cafe milik Mery di Dusun Sinambek Kecamatan Kuanteng.

Di Panti pijat Bu Nur yang didatangi dalam keadaan buka, didapati seorang karyawan perempuan, tetapi tidak ada tamu. Sementara Panti pijat Kurnia milik Ayu Siti Lestari, ditemukan dalam keadaan buka meski izin operasinya sudah habis. Di sana didapati empat karyawan perempuan, tetapi tidak ada tamu.

Panti pijat Carisa Refleksi yang izinnya juga sudah habis juga dalam keadaan buka, di sini kembali didapati 4 orang karyawan perempuan, tetapi tidak ada tamu.

Di cafe milik Dewi yang dalam keadaan tidak beroperasi, justru dijumpai dua pasang manusia yang tengah tidur di dalam kamar dan sorang ibu bersama anaknya di kamar lainnya. Cafe milik Mery juga sedang tidak beroperasi dan dijumpai empat orang karyawan perempuan.

Temuan tersebut ditindaklanjuti tim gabungan dengan menutup Panti Pijat Carisa Refleksi dan Panti Pijat Kurnia. Sementara itu, Dewi dan Mery selaku pemilik café diminta membuat surat pernyataan.

“Semua tempat usaha itu juga harus memulangkan karyawan mereka. Tak hanya itu, tim gabungan juga melepaskan spanduk dan plakat nama tempat usaha tersebut,” jelas Jasmadi mengakhiri.(uli)

 

Komentar

Berita Lainnya