oleh

Kamis Pagi, Jalan Riau-Sumbar di Km 82-83 Longsor

BANGKINANG, terasriau.com – Ruas jalan penghubung Provinsi Riau-Sumatera Barat di KM 82-83, pada Kamis (19/4) sekitar pukul 05.00 WIB mengalami longsor. Longsor yang terjadi di wilayah Desa Merangin Kecamatan Kuok Kabupaten Kampar, tepatnya 2 Km setelah Simpang Rantau Berangin ke arah Sumbar tersebut, sempat melumpuhkan arus lalu lintas .

Karena material longsor menututupi badan jalan. Agar aktivitas antara kedua provinsi tak terganggu,, maka arus lalu lintas dari Simpang Rantau Berangin dialihkan ke Desa Pulau Gadang yang masuk dalam wilayah Kecamatan XIII Koto Kampar.

Kapolsek Bangkinang Barat Polres Kampar, Iptu Ikwan Widarmono dan jajarannya dengan berkoordinasi dengan pihakterkait sejak pagi hari terlihat melakukan pembersihan terhadap material longsor yang masih menutupi badan jalan.

Saat berita ini dilansir, upaya pembersihan terhadap material longsor masih terus dilakukan petugas terkait menggunakan alat berat. Sementara arus lalu lintas telah kembali ke jalur semula melalui sistem buka tutup.

Kasat Lantas Polres Kampar AKP Wan Mantazakka saat dihubungi terasriau.com menyampaikan, untuk mengurangi penumpukan kendaraan dan antrian panjang di lokasi longsor maka dilakukan pengalihan arus, untuk kendaraan dari arah sumbar menuju Riau melewati simpang Pulau Gadang dan keluar di Desa Sei Silam kemudian menuju Rantau Berangin atau sebaliknya.

Namun untuk kendaraan yang bertonase besar sebaiknya menunggu dulu perbaikan jalan ini, sebab jalan alternatif yang melalui Desa Pulau Gadang kurang memadai untuk dilewati kendaraan tonase besar.

Kapolsek Bangkinang Barat Iptu Ikwan Widarmono yang ditemui di lokasi longsor ini menyampaikan bahwa tingginya curah hujan beberapa hari terakhir diduga sebagai penyebab terjadinya longsor, Kapolsek juga menghimbau kepada pengguna jalan agar berhati-hati dalam perjalanan terutama saat cuaca hujan guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, ungkapnya. (*/uli)

 

Komentar

Berita Lainnya