oleh

BPJS Bukittinggi Sampaikan Manfaat Mobile JKN

BUKITTINGGI, terasriau.com — BPJS Kesehatan cabang Bukittinggi, gelar media gathering dengan sejumlah jurnalis di Hotel Grand Royal Denai Bukittinggi, Jumat (04/05). Dalam pertemuan yang juga dihadiri Kabag Humas Bukittinggi ini, BPJS kesehatan juga mensosialisasikan layanan Mobile JKN yang dapat memudahkan warga untuk mengakses layanan JKN KIS.

Kabag Humas Setdako Bukittinggi, Yulman mengapresiasi keinginan BPJS Kesehatan yang selalu menggandeng media untuk mensoasialisasikan berbagai program. Teemasuk terobosan baru mobile JKN. Dimana aplikasi ini nantinya sangat bermanfaat bagi warga untuk mengakses proses administrasi JKN-KIS melalui smartphone.

“Keberadaan media sangat strategis untuk menginformasikan kepada masyarakat berbagai program BPJS Kesehatan. Salah satunya untuk mesosialisasikan mobile JKN yang menjadi sebuah inovasi, menjawab kebutuhan peserta di era serba digital saat ini. Aplikasi ini, tentu dapat mempermudah warga, sehingga target pemerintah pusat untuk memberikan jaminan kesehatan ini, ke seluruh masyarakat Indonesia,” ujarnya.

Kepala BPJS Kesehatan cabang Bukittinggi, Drs. MB. Sjahjadi, MM, Apt, AAK, menyambut baik kehadiran para jurnalis dalam media gathering ini. Ia mengakui, media menjadi pilar penting dalam mensosialisasikan apapun program dari BPJS Kesehatan.

Terkait mobile JKN,  MB. Sjahjadi menjelaskan, progam ini merupakan salah satu layanan yang disediakan BPJS Kesehatan, untuk lebih memudahkan peserta JKN-KIS, dalam proses administrasinya. Lima kemudahan yang bisa diakses melalui mobile JKN, pendaftaran atau mengubah data kepesertaan, mengetahui informasi data peserta dan keluarga, mengetahui informasi tagihan dan oembayaran iuran, mendapatkan pelayanan fasilitas kesehatan serta menyampaikan pengaduan dan permintaan informasi seputar JKN-KIS.Dengan mobile JKN ini, tentunya akan mempermudah layanan bagi peserta JKN-KIS. Sehingga tidak perlu lagi antri di kantor BPJS,” ujarnya.
Dalam mobile JKN, terdapat 14 fitur yang dapat diakses peserta. Mobile JKN berlaku secara nasional dengan cara mendownload aplikasinya pada smarphone yang sudah dimiliki masyarakat pada umumnya.

Selain itu, Kacab BPJS Kesehatan Bukittinggi itu juga memaparkan, pemerintah pusat menargetkan, awal 2019 mendatang, 95 persen masyarakat Indonesia, telah menjadi peserta JKN-KIS. Sementara hingga 9 Maret 2018, baru 75,9 persen dari jumlah penduduk Indonesia yang telah menjadi peserta JKN KIS.
Khusus untuk kantor cabang Bukittinggi, yang membawahi daerah Bukittinggi, Padang Panjang, Agam, Pasaman dan Pasaman Barat telah terdata hingga April 2018 sebanyak 1.078.050 penduduk yang sudah menjadi peserta JKN KIS atau sekitar 74,92 persen. “Untuk itu kita harapkan kepada warga, mari daftar sebagai peserta JKN KIS, agar memiliki jaminan kesehatan nasional,” himbaunya. (ana)

Komentar

Berita Lainnya