oleh

Gakkumdu Meranti Gelar Rakor Pelanggaran Pemilu

SELATPANJANG, terasriau.com – Salah seorang wakil rakyat di DPRD Riau, terindikasi melanggar UU No 1 Tahun 2015, pasal 69 (dalam kampanye dilarang) huruf (h) menggunakan fasilitas dan anggaran pemerintah dan pemerintah daerah.

Serta pasal pidana (187) ayat (3) yang menjelaskan bahwa setiap orang yang sengaja melanggar ketentuan larangan pelaksanaan kampanye pemilihan bupati/ walikota sebagaimana dimaksud dalam pasal 69 huruf g, h, i, dan huruf j dipidana dengan pidana penjara paling singkat 1 (satu) bulan. Atau paling lama 6 (enam) bulan dan/atau denda paling sedikit Rp100 ribu atau paling banyak Rp1 juta.

Di mana yang bersangkutan, saat reses ke Kepulauan Meranti, mengajak masyarakat untuk mendukung salah satu pasangan calon gubernur.

Akibat tindakan tersebut, Sentra penegakan hukum terpadu (Gakkumdu) Kepulauan Meranti segera menggelar rapat koordinasi terkait dugaan pelanggaran pidana pemilu yang dilakukan oleh Su.

“Kami harus menggelar rapat koordinasi terlebih dahulu untuk menyikapi dugaan pelanggaran tersebut sebelum menindaklanjutinya sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” kata ketua Panwaslu Kepulauan Meranti, Syamsurizal.

Dalam rakor itu nantinya akan dibahas segala hal berkaitan dengan dugaan pelanggaran yang dilakukan. Sehingga jelas konsekwensi yang akan dijatuhkan kepada yang bersangkutan.

Syamsurizal menambahkan, nama Su memang masuk dalam daftar tim sukses salah satu pasangan calon di Pilkada Riau. (*/rgn)

 

Komentar

Berita Lainnya