oleh

Diduga Disambar Petir, Anak Kembar Ditemukan tak Bernyawa

TEMBILAHAN, terasriau.com – Hujan deras disertai petir yang melanda Desa Batu Ampar, Kecamatan Kemuning, Kabupaten Indragiri Hilir, diduga menjadi penyebab tewasnya dua remaja kembar belasan tahun yang kebetulan melintas di daerah tersebut pada Sabtu (14/4).

Kematian kedua remaja yang masing-masing bernama Saputra M. Ade dan Saputra M. Abeng, awalnya diketahui saat Silalahi  (40) dan Parlindungan  (25), keduanya warga Desa Sungai Akar, Kecamatan Batang Gangsal Kabupaten Indragiri Hulu, ingin berteduh di sebuah pondok kosong yang berada di di Areal PT. Batu Bara Ampar Prima (PT. BBAP) Desa Batu Ampar Kecamatan Kemuning Kabupaten Indragiri Hilir.

Keduanya kaget bukan kepalang karena melihat jasad dua remaja yang terbaring dengan kondisi yang mencurigakan. Keduanya langsung memanggil warga sekitar untuk memastikan keadaan kedua jasad yang saat ditemukan sudah tidak bernyawa tersebut.

Saat ditemukan, posisi Saputra M. Ade dalam keadaan tersangkut di dinding pondok. Sementara Saputra. M. Abeng dalam posisi tertelentang di lantai.  Jasad kedua warga Dusun Sidomulyo Desa Batu Ampar itu langsung dievakuasi ke Puskesmas Selensen untuk mengetahui penyebab kematiannya.

Dari hasil pemeriksaan medis awal, tidak ditemukan adanya tanda – tanda kekerasan di tubuh keduanya. Namun kedua sosok korban yang masih berstatus pelajar itu, meninggal dunia akibat tersambar petir.

“Jasa kedua remaja yang merupakan saudara kembar itu, telah diserahkan kepada keluarga untuk dikebumikan,” kata Kapolres Indragiri Hilir, AKBP Christian Rony, S.I.K., M.H melalui Kapolsek Kemuning, Kompol Lilik Surianto, S.S.T., S.H saat dikonfirmasi terasriau.com. (man)

 

Komentar

Berita Lainnya