oleh

Cegah Paham Radikal, Satpol Airud Polres Pelalawan Gelar QWP

KUALA TERUSAN, terasriau.com – Pesisir pantai merupakan celah yang dapat disusupi pihak tak bertanggungjawab untuk menyebarkan paham radikal dan anti pancasila.

Untuk menyikapi hal itu, bertempat di Desa Kuala Terusan Kecamatan Pangkalan Kerinci Kabupaten Pelalawan, Satpol Airud Polres Pelalawan menggelar kegiatan Quick Wins Polri Program 1.

Kegiatan itu dipimpin Kasat Polairud Polres  Pelalawan Iptu Yonderhot P. Aritonang dan Kades Kuala Terusan Habi Huruiroh, tokoh agama, tokoh pemuda dan masyarakat yang mayoritas berprofesi sebagai nelayan.

“Pancasila dan NKRI adalah harga mati. Pancasila merupakan ideologi pemersatu paling sesuai bagi bangsa Indonesia yang majemuk. Kemajemukan bangsa Indonesia harus dijaga, oleh karena itu semua pihak harus mencegah berkembangnya gerakan yang memaksa untuk mengganti ideologi Pancasila dengan ideologi lain,” jelasnya.

Masyarakat kata dia, harus selalu mewaspadai muncul dan tumbuhnya gerakan radikal di lingkungan masing-masing. Kepada masyarakat juga agar selalu menjadi garda terdepan pencegahan tumbuhnya gerakan radikal, dengan cara melaporkan sekecil apapun kegiatan yang dianggap janggal, tidak biasa dan mencurigakan.

Paham radikal kata dia, jelas bertentangan dengan ideologi Pancasila. Secara agama, paham radikal menunjukkan kedangkalan pemahaman seseorang terhadap agama. Kedangkalan pemahaman tersebut sangat berbahaya bagi agama itu sendiri, karena apa yang dilakukan cenderung merugikan pihak lain, sehingga berpotensi merusak nama baik agama.

Kegiatan diakhiri dengan penyerahan secara simbolis sarana kontak dari Satpolair Polres Pelalawan berupa RingBouy,bendera merah putih, teks pancasila dan paket sembako kepada warga yang hadir. (uli)

 

Komentar

Berita Lainnya