oleh

Cabuli Anak di Bawah Umur, Gaek Jam Dikandangkan Polisi

TEMBILAHAN, terasriau.com – Sungguh bejat kelakuan Gaek Jam (53), saat dipercaya untuk mengantar dan menjemput gadis di bawah umur sebuat saja Mawar (6), dia justru memperlakukannya dengan tidak senonoh sehingga harus dikandangkan polisi di tahanan Polsek Pelangiran.

Penangkapan terhadap Jam terpaksa dilakukan polisi, karena aparat penegak hukum itu, pada Sabtu (14/4) menerima pengaduan dari MC (48), guru di sebuah TK milik PT. THIP yang berada di Desa Tanjung Simpang Kecamatan Pelangiran.

“Guru tersebut melaporkan bahwa muridnya yang bernama Mawar, telah dilecehkan oleh seorang operator Pocai (alat angkut anak sekolah) di Kanal Utama Kebun Meranti PT. THIP Desa Tanjung Simpang Kecamatan Pelangiran,” kata Kapolres Indragiri Hilir, AKBP Christian Rony, SIK., MH melalui Kapolsek Pelangiran, Iptu Muhammad Rafi.

Disebutkan, Guru MC melaporkan perbuatan Jam karena sebelumnya menerima laporan dari ibu korban yang juga karyawati di PT. THIP, pada Senin (9/4) sekitar pukul 13.30 WIB yang mendatanginya dengan menyebutkan kalau putrinya telah dicium dan dielus-elus oleh Jam di atas Pocai/Pompong yang digunakan sebagai transportasi anak-anak sekolah di Kebun Meranti PT. THIP.

“Orang tua korban meminta guru dari anaknya untuk membantu menyelesaikan permasalahan yang dialami putrinya.” Lanjut Rafi.

MC lantas menjumpai Jam untuk menanyakan kebenaran informasi yang baru saja didapatinya. Awalnya lelaki tua itu, tidak mengakui perbuatannya yang telah mencium dan menggerayangi paha korban. Namun saat dihadapkan pada sejumlah saksi, Gaek Jam tak bias berkutik.

“Tidak senang dengan perlakuan Jam terhadap putrinya, akhirnya orang tua korban yang didampingi MC melaporkannya ke Polsek Pelangiran untuk ditindaklanjuti,” jelasnya.

Pelaku yang diamankan di kediamannya yang berada di perumahan karyawan Kebun Beringin PT. THIP Desa Tanjung Simpang Kecamatan Pelangiran, kepada petugas semua mengakui semua perbuatannya yang telah melakukan perbuatan cabul terhadap korban.

Pelaku dijerat dengan UUPA terkait Tindak Pidana Perbuatan Cabul terhadap anak di bawah umur sebagaimana yang diatur dalam Pasal 76e Jo Pasal 82 ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan UU RI Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. (man)

 

Komentar

Berita Lainnya