oleh

Bantu Tugas Polisi, 24 Orang Terima Penghargaan dari Kapolres Inhi

TEMBILAHAN, terasriau.com – Apresiasi yang tinggi diberikan Kapolres Indragiri Hilir (Inhil) AKBP Christian Rony, SIK, MH  kepada 24 orang yang dianggap telah berkontribusi besar membantu tugas polisi dalam penanganan hewan yang dilindungi.

Ke-24 penerima penghargaan tersebut, 11 orang diantaranya merupakan jajaran personil Polres Indragiri Hilir. 10 orang dari instansi BPPHLHK Wilayah Sumatera, BKSDA Riau dan 2 orang kepala desa serta seorang kepala dusun.

Penghargaan itu sendiri diberikan secara resmi dalam sebuah upacara yang digelar di Mapolres Indragiri Hilir, Senin (9/4) dengan inspektur upacara Kapolres Indragiri Hilir.

Kapolres menyebutkan, ke-24 orang yang diberikan penghargaan adalah mereka yang berhasil dalam mengungkap dan menangkap pelaku perburuan satwa dilindungi jenis beruang madu di wilayah Kecamatan Tempuling Kabupaten Indragiri Hilir pada 2 April 2018 lalu.

“Pemberian penghargaan ini berdasarkan keputusan Kapolres Indragiri Hilir Nomor : Kep/12/IV/2018, tanggal 9 April 2018, tentang Pemberian Penghargaan Kepada Anggota Polri dan Aparatur Sipil Negara serta masyarakat, Yang Telah Membantu Tugas Polri,” kata Kapolres dalam pidatonya.

Adapun personil polisi yang menerima penghargaan adalah Kasat Reskrim Polres Indragiri Hilir, AKP M. Adhi Makayasa, SH, SIK, Kapolsek Tempuling, AKP Suwernedi, Kaurbinops Sat Reskrim Polres Indragiri Hilir, Iptu Agus Susanto, Kanit III Sat Reskrim Polres Indragiri Hilir, Ipda Agung Gunawan Putra, STK, PS. Kanit Reskrim Polsek Tempuling, Bripka Nopri, SH.

Selanjutnya Bhabinkamtibmas Desa Karya Tunas Jaya Polsek Tempuling, Bripka Miun, Banit Reskrim Polsek Tempuling, Bripka Hendra Tua Parpunguan, S, Brigadir Sat Reskrim Polres Indragiri Hilir, Bripka Refly Setiawan Harahap SH, Brigadir Sat Reskrim Polres Indragiri Hilir, Brigadir Yasser Arafat, Banit Intelkam Polsek Tempuling Brigadir Radot Apri Sianturi dan Banit Provos Polsek Tempuling Brigadir Prayoga Saputra.

Sementara petugas dari BPPHLHK Wilayah Sumatera dan BBKSDA Riau yang menerima penghargaan terdiri dari Ramlan Siregar, Syafri Hendra, Zainal Abidin, M Abdul Ajis, Patun Falentino Sitompul, Zulkifli, Sehat Nasution, Parmohonan, Suslamet dan Sohor.

Penerima penghargaan lainnya adalah kepala Desa Mumpa Kecamatan Tempuling, Jumrani, kepala Desa Karya Tunas Jaya Kecamatan Tempuling, Zaliah serta kepala Dusun Galah Desa Mumpa Kecamatan Tempuling, Tri Sukatni.

Kapolres menyebutkan, di Wilayah Hukum Polres Indragiri Hilir kerap terjadi berbagai kasus yang berhubungan dengan hewan yang dilindungi. Seperti penyerangan harimau sumatera (Panthera tigris sumatrae) kepada masyarakat. Harimau yang termasuk dalam Panthera tigris sumatrae ini masuk dalam klasifikasi satwa kritis yang terancam punah (critically endangered) dalam daftar merah spesies terancam yang dirilis Lembaga Konservasi Dunia IUCN.

“Sebagaimana kita ketahui, penyerangan itu menyebabkan jatuhnya  korban jiwa pada masyarakat. Ke depan kita berupaya mengantisipasi atau setidaknya meminimalisir agar hal itu tidak kembali terjadi,” kata Kapolres mengingatkan.

Selain kasus harimau Sumatera, beberapa hari yang lalu telah terjadi perburuan terhadap hewan yang dilindungi lainnya yakni beruang madu (Helarctos malayanus) oleh 4 orang pelaku yang sudah diamankan.

“Jika hal ini tidak ditindak dengan tegas, maka kejadian yang sama, akan terulang kembali dengan dalih hewan tersebut membahayakan,” tambahnya.

Kepada semua penerima penghargaan dan juga masyarakat yang ada di wilayah hukum Polres Indragiri Hilir, Kapolres mengingatkan untuk secara bersama-sama menjaga kelestarian dan ekosistem binatang yang dilindungi tersebut. (man)

 

Komentar

Berita Lainnya