oleh

Antisipasi Peredaran Miras Oplosan, Polres Kampar Gelar Razia

BANGKINANG, terasriau.com – Wilayah hukum Polres Kampar yang berada di jalur hinterland, tentu menjadi sasaran empuk bagi para pengedar minuman keras dan juga narkoba. Untuk memastikan wilayah tersebut tetap steril dari kedua barang haram tersebut, jajaran Polres Kampar pada Minggu (15/4) menggelar operasi besar-besaran dengan sasaran warung-warung yang diduga menjual minuman keras.

Razia dengan sandi, Kegiatan Kepolisian Yang Ditingkatakan (KKYD) tersebut, digelar secara serentak di sejumlah titik. Diantaranya di Jalan Lintas Petapahan – Suram, Desa Petapahan Kecamatan  Tapung, Dusun Simpang Kare Desa Padang Mutung, Pasar Air Tiris dan Desa Limau Manis Kecamatan  Kampar, Dusun Kualu Desa Tambang Kecamatan Tambang, Desa Merangin dan Desa Lereng Kecamatan  Kuok, Desa Salo Kecamatan Salo, Desa Bukit Payung dan Suka Mulya Kecamatan  Bangkinang, Desa Pulau Gadang Kecamatan XIII Koto Kampar.

Dari operasi tersebut, berhasil diamankan ratusan botol miras berbagai merk dan ukuran. Diantaranya 200 botol Anker Beer, 176 botol Guinness Beer, 332 botol Mansion. 40 botol Anggur Merah dan 2 ember tuak. Namun dari areal operasi tersebut, tidak ditemukan miras oplosan.

Kapolres Kampar, AKBP Deni Okvianto SIK.MH melalui Kabag Ops Kompol Franky Tambunan ST saat dikonfirmasi terasriau.com, mengatakan operasi tersebut merupakan tindak lanjut dari perintah Wakapolri terkait maraknya peredaran miras termasuk miras oplosan.

“Operasi dilakukan untuk mengantisipasi peredaran miras dan miras oplosan di wilayah hukum Polres Kampar agar kasus miras oplosan yang memakan korban jiwa di sejumlah tempat di tanah air, tak terjadi di Kampar,” katanya.

Operasi itu sendiri kata Franky, akan terus dilaksanakan secara rutin, agar tidak ada lagi penjualan dan peredaran miras tanpa izin di wilayah hukum Polres Kampar. Dan hal itu sekaligus sebagai bukti, Polres Kampar serius ingin membentengi warga Kampar dari keberadaan miras.

Saat disinggung menyangkut nasib para pedagang yang barang dagangannya diamankan polisi, Kabag Ops menyebutkan bahwa pihaknya mengimbau untuk tidak lagi menjual minuman keras.

“Semuanya diminta membuat surat pernyataan untuk tidak lagi menjual miras,” kata Franky mengakhiri.(man)

 

Komentar

Berita Lainnya