Rokan Hulu Terasriau com – Lembaga Pemburu Pelaku Tibak Pidana Koropsi Repoblik Indonesia (LPP TIPIKOR RI) menyoroti dugaan praktik mark-up anggaran dalam pembangunan fasilitas MCK (mandi, cuci, kakus) di sejumlah Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Rokan Hulu.
Dugaan tersebut mencuat setelah tim investigasi Rohul melakukan penelusuran serta pengecekan langsung ke beberapa sekolah yang dalam beberapa waktu terakhir menerima pembangunan fasilitas MCK.
Kordinator Bidang INVESTIGSI Rohul mengatakan dari hasil investigasi awal di lapangan ditemukan sejumlah kejanggalan antara besaran anggaran pembangunan dengan kondisi fisik bangunan MCK yang ada di beberapa sekolah.
“Tim investigasi LPP TIPIKOR RI Rohul telah melakukan pengecekan langsung di sejumlah SD di Kabupaten Rokan Hulu. Dari hasil pengamatan di lapangan, kami melihat bangunan MCK yang dibangun tergolong sederhana, namun nilai anggaran yang digunakan mencapai puluhan juta rupiah per unit .
dinilai,dengan spesifikasi bangunan yang relatif kecil dan sederhana, nilai anggaran tersebut dinilai tidak sebanding dengan kondisi fisik bangunan yang ditemukan di lapangan.
“Dari hasil investigasi sementara, kami menduga terdapat potensi pembengkakan anggaran atau mark-up dalam pembangunan MCK tersebut. Hal ini tentu perlu mendapat perhatian serius karena anggaran yang digunakan bersumber dari keuangan negara,”
proyek pembangunan fasilitas sekolah seharusnya dilaksanakan secara transparan dan akuntabel agar benar-benar memberikan manfaat bagi para siswa maupun pihak sekolah.
“Kami sangat menyayangkan apabila fasilitas pendidikan justru dijadikan sebagai celah untuk memainkan anggaran. Sekolah seharusnya menjadi tempat yang dilindungi dari praktik-praktik penyimpangan,”
Saat ini masih terus melakukan pengumpulan data dan dokumentasi dari sejumlah sekolah lainnya di Kabupaten Rokan Hulu guna memperkuat hasil investigasi yang telah dilakukan.
Apabila nantinya ditemukan indikasi kuat adanya penyimpangan yang berpotensi merugikan keuangan negara, LPP TIPIKOR RI menyatakan siap membawa temuan tersebut kepada aparat penegak hukum untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut.
“Kami akan terus mengawal persoalan ini. Jika hasil investigasi kami menunjukkan adanya dugaan penyalahgunaan anggaran, maka LPP TIPKOR RI Rohul tidak akan ragu melaporkan persoalan ini kepada aparat penegak hukum agar diproses sesuai ketentuan yang berlaku,” Tutup.
Bidang Investigasi : Skn*



