Manfaat Media Pembelajaran (Augmented Reality) Dalam Bidang Pendidikan

Penulis : Nasrul Fuad, Nur Lela Siregar, dan Riama Taruli Br Sinaga. Mahasiswa Program Studi PGSD Angkatan 2020 Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Islam Riau.

Terasriau.com – Perkembangan zaman yang semakin maju memberikan perubahan dalam segala bidang terutama bidang pendidikan.

Kemajuan zaman memunculkan teknologi yang semakin canggih pula, maka dengan kecanggihan teknologi membawa dampak yang positif bagi kegiatan pembelajaran di sekolah-sekolah.

Pada zaman sekarang guru dituntut untuk memberikan materi pembelajaran dengan cara yang kreatif dan inovatif.

Banyak guru yang mengetahui media-media yang dapat mendukung kegitan pembelajaran di sekolah, namun masih banyak juga guru yang tidak paham menggunakan media tersebut, oleh karena itu akhir-akhir ini banyak peserta didik yang malas belajar karena bosan dengan cara pengajaran yang dilaksanakan oleh gurunya.

Sering sekali kita melihat pada saat belajar di dalam kelas siswa lesu, tidak bersemangat, sering membuat ulah di kelas, atau prestasi terus menerus mengalami penurunan, ini dikarenakan ia mengalami kejenuhan atau bosan.

Jenuh secara harfiah artinya padat atau penuh sehingga tidak mampu lagi memuat apapun. Di saat siswa merasa bosan atau jenuh dalam belajar, ia akan merasa telah menyia-nyiakan waktunya.

Mengapa? Karena ia telah menghabiskan waktu tertentu untuk mempelajari sesuatu, tetapi tidak mendapatkan hasil yang maksimal.

Siswa yang sedang dalam keadaan bosan atau jenuh, sistem akalnya tidak dapat bekerja sebagaimana yang diharapkan dalam memproses informasi-informasi atau pengalaman baru.

Akibatnya mereka tidak menunjukkan kemajuan belajar yang signifikan alias “jalan di tempat”. Kejenuhan dalam belajar dapat menyebabkan siswa kehilangan motivasi belajar.

Ini diakibatkan karena masih banyak guru yang mengajar dengan metode berceramah, akibatnya peserta didik jenuh dan malas mengikuti pembelajaran.

Seperti yang kita ketahui bahwa peserta didik apalagi peserta didik tingkat Sekolah Dasar masih sulit untuk berpikir abstrak, maka jika guru menjelaskan materi dengan hanya berceramah anak akan bosan dan kesulitan memahami materi pelajaran.

Padahal banyak media-media pembelajaran yang dapat digunakan untuk mempermudah guru mengajar dan mempermudah siswa memahami materi pembelajaran.

Media Pembelajaran adalah segala sesuatu yang dapat digunakan untuk menyampaikan pesan atau informasi dalam proses belajar mengajar sehingga dapat merangsang perhatian dan minat siswa untuk belajar. Mengutip Hamzah B. Uno dan Nina Lamatenggo dalam buku Teknologi Komunikasi & Informasi Pembelajaran, media pembelajaran adalah segala bentuk alat komunikasi yang dapat digunakan untuk menyampaikan informasi dari sumber ke peserta didik secara terencana, sehingga tercipta lingkungan belajar yang kondusif di mana penerimanya dapat melakukan proses belajar secara efisien dan efektif.

Lebih lanjut, Gagne dan Briggs (1975) dalam Arsyad (2013:4) secara eksplisit mengatakan bahwa media pembelajaran mencakup alat-alat yang secara fisik digunakan untuk menyampaikan isi bahan ajar.

Dari kedua pengertian tersebut, media merupakan alat yang digunakan untuk menyampaikan materi pembelajaran.

Jadi, Media pembelajaran adalah suatu teknologi pembawa pesan yang dapat digunakan untuk keperluan pembelajaran, dan juga merupakan sarana fisik dan komunikasi untuk menyampaikan materi pelajaran.

Media pembelajaran digunakan dengan tujuan untuk dapat meningkatkan mutu pendidikan.

Maka salah satu alternatif untuk mempermudah guru mengajar adalah menggunakan media yang interaktif berupa Augmented Reality (AR).

Media pembelajaran ini masih sedikit yang mengetahuinya, padahal media ini banyak memiliki manfaat. Media pembelajaran ini masih sangat jarang sekali kita dengar.

Augmented Reality yang sering disingkat dengan AR merupakan Aplikasi yang dapat menggabungkan dunia nyata dengan dunia maya, mengapa dikatakan demikian? Karena Media ini bisa kita lihat seperti nyata hanya dengan menggunakan aplikasi dengan memfokuskan kamera ke arah gambar yang diinginkan.

Gambar tersebut hanya bentuk seutas kertas yang diprint, namun di kamera apk Augmented Reality ini gambar tersebut memunculkan gambar yang nyata berupa gambar yg berbentuk 3 dimensi.

Maka sebagai guru jika melaksanakan kegiatan pembelajaran menggunakan media Augmented Reality ini, akan mempermudah siswa untuk memahami pembelajaran, karena peserta didik melihat benda yang mereka pelajari secara nyata.

Jika para guru menggunakan media ini keberhasilan pembelajaran akan dengan mudah dapat dicapai. Karena dengan menggunakan media pembelajaran ini para guru dengan mudah dalam mengajarkan siswa, serta siswa juga akan lebih mudah memahami pelajaran.