oleh

TERAS Riau Kampar-Kolaborasi Dosen dan Mahasiswa Fakultas Hukum, Pascasarjana, Program Doktoral Universitas Islam Riau (UIR) sukses menaja kegiatan pengabdian masyarakat, Rabu (17/11/2021) kemaren pagi.

Pengabdian ini dihadiri beberapa pengusaha UMKM, perangkat camat, dosen, mahasiswa fakultas hukum, magister hukum dan program doktoral UIR dengan pelaksanaan prokes yang sangat ketat.

Loading...

Kegiatan ini sepenuhnya didanai oleh UIR melalui Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (DPPM) UIR.

Kegiatan dilaksanakan di Kantor Camat Kecamatan Tambang itu disambut baik oleh Sekretaris Camat, Zulkifli, S.IP.

“Sangat berbahagia hari ini pertama kali dijadikan tempat penyuluhan hukum dan kami berharap kegiatan seperti ini dapat berkelanjutan dan kami membuka ruang untuk UIR dalam kegiatan ini diharapkan adanya pencerahan kepada UMKM Keripik Nenas di Kecamatan Tambang mengenai label dan merek hingga prosedur pendaftarannya,” ujar Zulkifli pada saat memberikan kata sambutan.

Baca Juga :  Pengakuan Oknum Guru Dapatkan 'Fee' Dari Jual Beli LKS di Kuansing

Selain itu, kata sambutan dari rektor sekaligus ketua DPPM UIR, Prof. Dr. H. Syafrinaldi, S.H., M.H., M.CL mengatakan ucapan terima kasih telah membantu dalam pelaksanan catur dharma perguruan tinggi.

“Ribuan terima kasih dari kami atas kesediaan pemerintahan kecamatan tambang untuk bekerja sama guna mewujudkan salah satu pelaksanaan catur dharma perguruan tinggi,” kata Prof. Syafrinaldi.

Sementara itu, materi yang disampaikan adalah “Pengenalan Label dan HAKI Kepada UMKM Keripik Nenas Di Kecamatan Tambang” ini di isi oleh bapak Radian Suparba, S.H., M.H.

Dikatakan Radian Suparba, S.H., M.H kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan memberikan edukasi pengetahuan mengenai label dan merek hak kekayaan intelektual terutama merek bagi bapak/ibu UMKM Keripik Nenas di Kecamatan Tambang.

Baca Juga :  Polemik Gorong - Gorong Mesjid di Kelurahan Pasir Sialang, Akhirnya Hasilkan Titik Temu di Kantor Camat Bangkinang.

“Ada dua hal penting yang harus diketahui bapak/ibu sekalian. Pertama, urgensi label dan merek. Kedua, pengetahuan cara mendaftarkan merek,” kata Radian Suparba.

“Tidak hanya itu, untuk menghindari kesulitan dalam mengembangkan usaha secara meluas dibutuhkan pengenalan dan pembelajaran tentang pentingnya memiliki label yang menarik agar dapat menarik minat konsumen dan juga mengenai urgensi merek,” tambah Radian Suparba seraya mengakhiri sebelum menutup penyampaian materi.

Di tempat yang sama, sambung Dr. Heni Susanti, S.H., M.H selaku Anggota DPPM UIR mengatakan pihaknya tidak sampai di hari ini saja, Tim DPPM UIR membuka ruang kepada pemilik usaha untuk bisa menghubungi tim secara pribadi apabila ada hal yang ingin dikonsultasikan atau didiskusikan.

Baca Juga :  Lantik Pengurus PWI Kampar, Zulmansyah Minta Jaga Marwah Propesi dan Organisasi.

“Materi hari ini adalah pengetahuan dasar bagi bapak/ibu dan Apabila ada yang berkenan untuk bermitra lagi bapak/ibu boleh hubungi kami dalam artian tatkala bapak/ibu mau mendaftarkan produk yang dihasilkan kami bisa mendampingnya,” tutup Heni Susanti.

Komentar

Berita Lainnya