oleh

Resahkan Warga! Suara Mesin Domfeng Aktivitas PETI di Kecamatan Benai

Kuansing-Riau- Penambang Emas Tanpa Izin (PETI) di aliran sungai Batang Kuantan, tepatnya di Kenegerian Siberakun Kecamatan Benai, masih melakukan aktivitasnya (7/6/2021), padahal dampak buruknya untuk ekosistem alam sudah sangat jelas.

Menurut pengakuan seorang warga Banjar Barua Simandolak ” Bukan ekosistem alam saja yang terganggu, suara mesin dompeng pun membuat bising telinga kami di seputaran Simandolak ini, terkhusus warga dusun Banjar Barua Desa Simandolak, tapi suara dompeng ini, bukan hanya di aliran sungai, sepertinya, di Daratan Gunung Kesiangan pun ada yang beroperasi” ujar warga Desa Simandolak kepada media pada 7 Juni 2021 di Kuansing.

Loading...

“Kami sangat berharap kepada pihak yang berwenang, mohon di berantas aktivitas PETI ini, karena disamping Ilegal, juga membuat bising, sehingga kami tidak nyaman dengan suara-suara dompeng itu” kata salah seorang warga Dusun Banjar Barua, Desa Simandolak yang tidak mau di sebutkan namanya, inisial (P).

Baca Juga :  Bupati Tinjau Progres Pengerjaan Jalan Alternatif Menuju Pulau Kedundung

“Mahasiswa Unilak Riau (AF) juga berkomentar terkait PETI yang marak di Kecamatan Benai, “Sayapun heran, di Kecamatan lain sepertinya sudah di berantas, kok di Kecamatan Benai aman-aman saja, saya menduga PETI di Benai ini dibekingi oknum jurnalis dan oknum kepolisian” tutup Mahasiswa Unilak yang berasal dari Kecamatan Benai ini. (Krt)

Komentar

Berita Lainnya