oleh

Mendagri Disuguhi Atraksi Heroik Hut Damkar Ke -100

PEKANBARU, Terasriau.com – Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tjahjo Kumolo menjadi inspektur upacara di hari ulang tahun Damkar, Satpol PP dan Sat Linmas. Puncak acara ini dipusatkan di Pekanbaru.

Pelaksanaan ini diselenggarakan di Stadion Kaharudin Nasution, Rumbai, Pekanbaru, Rabu (6/3/2019). Acara ini diwarnai berbagai atraksi dari masing-masing instansi. Tahun 2019 ini, Damkar berulang tahun yang ke-100, Satpol PP ke-69, Sat Linmas ke- 57 tahun.

Loading...

Turut hadir dalam upacara ini, Sekjen Kemendagri, Hadi Prabowo, Gubernur Riau, H Syamsuar, Wali Kota Pekanbaru, Dr Firdaus MT, seluruh kepala daerah di Riau. Selain itu, juga sejumlah pejabat, baik kabupaten/kota dan Provinsi Riau juga banyak yang hadir.

Dalam amanatnya, Mendagri mengatakan bahwa dihari jadi Damkar, Satpol PP dan Satlinmas ini harus membangun semangat baru. Sebagai aparatur daerah, harus selalu memberikan pelayanan yang optimal terhadap masyarakat.

”Mari berikan keamanan dan kenyamanan terhadap masyarakat, serta untuk menertibkan keamanan ditengah masyarakat. Mari kita saling bersinergi untuk menciptakan itu semua dan serta ikut menyukseskan pemilu serentak pada April mendatang,” kata Tjahjo Kumolo.

Baca Juga :  Kepala LLDIKTI, Calon Guru Besar Harus Pernah Dapat Hibah Dikti Atau Membimbing Disertasi

Namun lebih dari itu, upacara ini harus bisa dijadikan sarana untuk meneruskan semangat juang, dedikasi dan pengabdian aparatur dalam melindungi masyarakat, serta kebulatan tekad dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Pemadam Kebakaran, Satpol PP, dan Satlinmas bukan hanya penjaga kota yang bertindak pasif, tetapi lebih dari itu, berperan aktif dalam proses pembangunan, melindungi hasil pembangunan, dan memberikan perlindungan masyarakat,” ujar Tjahjo.

Sementara Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Pekanbaru, Burhan Gurning mengaku puas kegiatan tersebut bisa terselenggara dengan baik.

“Acara ini sudah berlangsung dengan baik, meski pun ada kekurangan disana sini y. Tapi dari makna yang kita ambil seratus tahun pemadam kebakaran ini sudah banyak bawa perubahan ke seluruh Indonesia. Ya, bagaimana bekerja di lapangan dengan taruhan nyawa sesuai dengan slogan kita pantang pulang sebelum padam, mereka mempersiapkan diri dengan baik termasuk juga ketangkasan mereka. Ini akan memberikan semangat baru bagi ksatria biru Pekanbaru,” jelasnya.

Baca Juga :  Polisi Ungkap Penyelundupan 31,6 Kg Sabu di Balik Kardus Mi

Ia menambahkan dengan anggaran Rp 20 Miliar yang dimiliki, pihaknya bekerja sesuai dengan SOP yang sudah ditetapan termasuk juga meluncurkan program Smart Rescue Madani yang bertujuan untuk membantu menanggulangi kebakaran dan penyelamatan lain. “Ini bisa diunduh masyarakat di playstore. Semua jenis bencana diakomodir dalam aplikasi itu. Tujuannya memudahkan kita untuk memadamkan api di lapangan. Berdasarkan pengalaman kita, api lama dipadamkan karena listrik belum dimatikan. Jadi nanti ini terintegrasi dengan stake holder lain sehingga cepat memadamkan api di lapangan,” imbuhnya dengan lugas.

Selain itu, pihaknya juga sudah membangun sumber air disetiap kelurahan. “Walikota sangat komitmen membantu kita. Jadi, dengan adanya sumber air memudahkan kita mengambil air di lapangan,” imbuhnya.

Harapan diusia Damkar yang 100 tahun, Damkar memiliki UU khusus sehingga memudahkan dalam penganggaran. “Ini sebetulnya sudah urusan wajib pemerintah sama dengan pendidikan. Kalau sudah ada payung hukumnya kita akan mudah mengatur kegiatan kita. Ksatria biru sangat menginginkan itu,” katanya.

Baca Juga :  Ketua F. SPTI-K SPSI Kab Rohil Himbau Anggota Serikat Buruh Tidak Boleh Golput

Sementara Sekretaris Dinas Pemadam Kebakaran Kota Pekanbaru, Dewi Tari mengucapkan rasa syukurnya atas telah terselenggaranya kegiatan ini dengan lancar.

”Allhamdulilah semua berjalan lancar dan tidak ada hambatan, meski Presiden RI sebelumnya dijadwalkan hadir, tetapi yang datang bersama kita bapak Mendagri tidak masalah. Semoga dihari ulang tahun Damkar ini menjadikan spirit baru bagi kita semua,” ujar Dewi.

Acara kemudian dilanjutkan dengan penyerahan piagam penghargaan kepada Gubernur Riau, Kapolda Riau, Walikota Pekanbaru, dan Kepala Dinas Pemadam kebakaran Kota Pekanbaru. Kemudian pertunjukan atraksi dari satuan polisi pamong praja dari seluruh kabupaten di riau juga diperagakan.

Tidak hanya dari Satpol PP, pertunjukan kemampuan juga diperlihatkan oleh dari Dinas Pemadam Kebakaran sendiri. Dan juga dilakukan simulasi penyelamatan kebakaran.  (adv/rls)

Komentar

Berita Lainnya