oleh

Kisah Yulisman Preman Tobat Mengetuk Hati

TERASRIAU.COM Kisah seorang mantan preman bertobat mengetuk hati,  pria yang ditemui dodi di bus saat itu dalam perjalanan dari Purwokerto-Sidareja, Jawa Tengah.

Dalam tulisan di bloggernya, dodi menggambarkan pria yang di temuinya saat itu bertubuh kekar dan terlihat sangar adalah yulisman.

Pria tersebut mengenakan celana pendek dan berkaos oblong, terlihat berkesan seperti preman jalanan.

Namun, kesan sangar itu buyar, saat pria itu melihat belasan siswa SMA di dalam bus yang penuh sesak itu. tanpa diminta, pria tersebut menyodorkan uang kepada kernet bus untuk membayar ongkos anak-anak sekolah saat itu.

Pria tersebut tanpa hitung dan tanpa menawar uang kembali dari si kernet bus, dan langsung masukkan ke tas kulit mungil yang selalu ia tenteng tanpa menghitung sisa uang kembali.

Dodi pun sempat berbincang dengan pria baik hati itu.

“Saya punya anak seusia mereka, Ini saya lakukan untuk menebus dosa masa lalu saya, ujarnya dengan wajah menyesal.

Dulu saya preman yang ditakuti di Surabaya, ini bukti terdapat 14 jahitan yang masih membekas di kepala saya akibat berkelahi, mungkin bagi saya tiada hari tanpa kelahi di jalanan,” kata pria itu kepada dodi.

Pria misterius itu berkisah, dulu tidak pernah membayar ongkos saat naik bus. Jika diminta bayaran oleh kernet lebih baik ribut dan hasilnya semua orang akan takut, sehingga dia bisa bebas untuk pergi ke mana saja dengan gratis.

“Tapi kini aku sadar, perbuatanku yang dulu memang keterlaluan. Itu sebabnya aku selalu membiasakan diri untuk membayari anak-anak sekolah.

Yaa, dari sinilah dodi sadar bahwa sifat seseorang tak bisa dinilai dari penampilan saja, Orang sederhana, dan bahkan sangar, bisa jadi jauh lebih baik dari orang-orang yang tampil dengan elegan.

Dodi terketuk pintu hatinya untuk menyadari betapa berharganya pertemuan itu dan menjadi pelajaran hidup. (*)

Komentar

Berita Lainnya